Panitia Acara Tax Goes to Campus di UNPAK Bogor Kurang Koordinasi dan Tidak Transparan

tgcTim STIE Miftahul Huda Subang yang mengikuti acara kompetisi pajak pada hari itu terlihat sangat bersemangat, terlebih terlihat dari raut muka para peserta yang akan mengikuti kompetisi pajak, semuanya terlihat sudah siap untuk menghadapi kompetisi pajak.

Seperti yang telah diinformasikan, STIE Miftahul Huda Subang pada tanggal 13 November 2008, mengikuti Kompetisi Pajak yang dilaksanakan di Universitas Pakuan Bogor, dengan peserta Titik Nasikah, Lukman Lubis, dan Ollyvia Herliani. Dari kompetisi pajak yang dilaksanakan, terdapat dua cabang perlombaan, yakni lomba artikel pajak dan lomba cerdas cermat pajak.

Semula STIE Miftahul Huda hanya akan mengikuti satu cabang perlombaan yakni cerdas cermat pajak, namun dikarenakan pendaftaran lomba artikel masih terbuka maka salah satu peserta lomba cerdas cermat pajak Titik Nasikah berinisiatif membuat sebuah artikel, dan artikel pun telah masuk pada panitia sebelum pendaftaran ditutup. Konfirmasi telah diterimanya artikel pajak tersebut disampaikan oleh Ary Festanto salah satu anggota tim yang mendampingi peserta dari Dinas Pajak Kab. Subang melalui sms yang diterima oleh Husnul Yakin Ali pada tanggal 12 Oktober 2008 sekira pukul 15.00 WIB.

Acara pembukaan pun berjalan sangat meriah dan terkesan santai tapi serius, diawali dengan suguhan Grup Band dari Presidium Mahasiswa UNPAK yang dikemas oleh dua MC yang kocak dan lumayan cakep.

Kurangnya koordinasi panitia terlihat ketika acara puncak yakni perlombaan pajak dimulai. STIE Miftahul Huda Subang yang positif mengikuti dua cabang lomba merasa kebingungan, karena lomba dilaksanakan secara serentak di waktu yang sama dan di ruang yang berbeda, padahal salah satu peserta masuk pada kedua acara lomba tersebut. Salah satu anggota tim berinisiatif meminta konfirmasi panitia, dan berdasarkan informasi dari salah satu panitia bahwa yang artikel silahkan ikuti, dan cerdas cermat juga ikuti. Pada saat itu juga tim membuat inisiatif sendiri, yakni agar keduanya dapat berjalan, lomba artikel pajak diikuti oleh Titik Nasikah, sementara lomba cerdas cermat diikuti oleh dua orang peserta yakni Lukman Lubis dan Ollyvia Herliani P, sementara satu orangnya lagi diisi oleh Udin Zaenudin yang masih mahasiswa STIE Miftahul Huda Subang yang tidak dipersiapkan untuk menjadi peserta lomba tersebut.

Semula, Tim merasa berbesar hati karena lomba cerdas cermat dapat berjalan, dan lomba artikelpun dapat diikuti. Namun, kekecewaan tim khususnya yang mengikuti lomba artikel mulai tampak ketika detik-detik akhir lomba artikel segera berakhir. Dari sembilan peserta yang telah mempresentasikan artikelnya dan akan menginjak ke peserta yang kesepuluh, tiba-tiba pembawa acara artikel pajak yakni Koharudin, menutup dengan sepihak acara perlombaan, dengan alasan peserta kesepuluh tidak dapat hadir, dan perhitungan hasil perlombaan akan segera dimulai. Kekecewaannya Tim STIE Miftahul Huda Subang adalah pesertanya belum mempresentasikan artikelnya, padahal persiapan sudah dilaksanakan semaksimal mungkin, dan sudah menunggu dari semenjak lomba dimulai.

pb130032

Titik Nasikah, salah satu Peserta Kompetisi Pajak STIE Miftahul Huda Subang

Ketika pendamping tim mengajukan keberatan dan protes terhadap pembawa acara, pembawa acara dengan gampangnya memperlihatkan surat keputusan panitia dewan juri tentang penetapan pemenang seleksi awal lomba artikel pajak, yang dalam keputusan tersebut dicantumkan hanya 10 peserta saja yang berhak mengikuti tahap pinal lomba artikel pajak yakni yang pada hari itu digelar.

Tim merasa kesal, kenapa kok baru diakhir surat keputusan tersebut diperlihatkan, kenapa tidak dari awal diumumkan, atau minimalnya ditempel pada papan pengumuman bahwa yang berhak mengikuti pinal lomba artikel pajak adalah 10 orang dengan nama peserta yang mengikuti dicantumkan dengan jelas. Panitia sepertinya tidak transparan dan sudah ada indikasi tidak ingin transparan dari awal lomba dimulai.

Dari pernyataan panitia terlihat begitu menganggap sepela masalah tersebut, dan tidak menghormati hak dan kepentingan dari peserta, padahal jika tahu peserta lomba artikel pajak dari STIE Miftahul Huda tidak masuk dalam urutan 10 tersebut, maka akan difokuskan di lomba cerdas cermat.

pb130021Pada babak prakualifikasi cerdas cermat, peserta yang diikuti hanya 2 orang yang telah dipersiapkan, meraih posisi 9 teratas dari 37 peserta yang diikuti oleh PTS dan PTN yang terkemuka se Jabodetabek, salah satunya adalah Universitas Indonesia. Posisi tersebut bukanlah posisi yang mengecewakan, dan merupakan prestasi luar biasa buat para peserta yang telah mampu memberikan jawaban dari sekian pertanyaan yang diberikan panitia. Kekecewaannya adalah bahwa yang mengikuti pinal hanya 8 besar saja.

Walah-walah, kok nanggung banget ya, coba kalo panitia koordinasi dan transparansinya lebih bagus lagi, tentu tidak akan begini jadinya, STIE Miftahul Huda tentunya akan memfokuskan di salah satu cabang lomba saja yaitu cerdas cermat yang diperkuat penuh oleh tiga peserta yang dipersiapkan, dan ceritanya pun mungkin akan lain.

Huuh!

Posted by : Husnul Yakin Ali

3 Balasan ke Panitia Acara Tax Goes to Campus di UNPAK Bogor Kurang Koordinasi dan Tidak Transparan

  1. ary festanto mengatakan:

    Wah saya nggak nyangka kalau stie miftahulhuda juga punya website yang dikelola dgn baik. Saya sangat mendukung kalau setiap berita yangberkaitan dengang kegiatan kampus yang dilaksanakan di luar maupun di dalam kampus dipublikasikan melalui website. Dalam waktu dekat jika banyak tulisan yg dimuat akan meningkatkan rating stie miftahulhuda. Setiap artikel harus didukung dgn dokumentasi yg memadai jumlah dan kualitasnya sehingga dapat mendukung isi artikel. Materi bisa seputar kegiatan kampus, perjalanan sehari2 warga kampus, kuliner, temapt wisata, opini, dll. Paling tidak ini akan mendorong setiap orang utk belajar jurnalistik. Siapa sangka nanti akan ada Andrea Hirata (penulis Laskar Pelangi) yang lain yang muncul dari Subang. Sayang foto bersama baru tadi siang saya kirim. Kegiatan2 semacam TGTC di Unpak harus sering diikuti oleh teman2 dr stiemif. Selain utk menambah pengalaman juga utk mengibarkan bendera kampus di kancah perguruan tinggi. Klau kita tidak iktu acara itu, kita tidak akan tahu bahwa stiemif kualitasnya bisa diperhitungkan bahkan dengan universitas sekondang UI. Dengandemikian akan menambah rasa percaya diri, baik bagi mahasiswa maupun bagi para pengajar. Harus kita buktikan bahwa kita BISA. Ayo mulai dengan hal2 kecil, seperiti menulis di website kampus. Mari kita bayangkan suatu saat nanti…seorang mahasiswa di belahan dunia lain masuk Google, bgitu ketik TAX akan keluar begitu byk artikel yg berasalh dari website stiemif. begitu ketik FARM akan keluar byk artikel yg berasal dari website stiemif. Saya membuka website ini juga tidak sengaja, karena saya hanya coba2 search ARY FESTANTO dan baru saya tahu kalau kegiatan TGTC kemarin ada yg memuat di web. Jadi mangapa harus menunggu… Selamat ! Sukses selalu buat Pak Husnul dan teman2

  2. husnulyakin mengatakan:

    Terimakasih Pak Ary

    Kami (STIE) berusaha untuk mewujudkan semua mimpi dan cita-cita kami, dan ingin lebih mengembangkan content-content dalam web ini.

    O iya, boleh juga kan kami dikirim foto dokumentasi yang pose di depan mobil TGTC kemarin? Kalau ada waktu saya akan berkunjung kembali ke kantor Pak Ary.

  3. kopassus mengatakan:

    Pak Ary… apa kabarnya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: